Menurut dia, fokus pengamanan aparat Arab Saudi saat puncak haji akan terpusat di kawasan Armuzna sehingga keamanan di area hotel perlu menjadi perhatian jemaah.
"Nah, keamanan di hotel harus menjadi perhatian," katanya.
Ia juga meminta jemaah memperhatikan mobilitas menuju Mina apabila hendak melaksanakan lontar jumrah agar tidak menimbulkan kepadatan yang berisiko membahayakan keselamatan.
"Karena Kerajaan Arab Saudi mewanti-wanti jangan sampai ada crash. Itu nanti akan menyebabkan banyak bahaya dan risiko. Oleh sebab itu, ada baiknya tanazul memang harus tanazul yang resmi," pungkasnya. (*)
Baca tanpa iklan