News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

Jelang Puncak Haji, Jemaah Diminta Tak Bepergian Sendiri Tanpa Koordinasi Petugas

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Jemaah haji Indonesia diimbau tidak melakukan perjalanan mandiri tanpa berkoordinasi dengan petugas menjelang pergerakan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
  • Imbauan ini dikeluarkan Kemenhaj menyusul meningkatnya mobilitas jemaah menjelang puncak ibadah haji.
  • Langkah ini membantu menekan kemungkinan jemaah hilang atau terpisah dari rombongan.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, meminta jemaah haji Indonesia tidak melakukan perjalanan mandiri tanpa berkoordinasi dengan petugas menjelang pergerakan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Baca juga: Detik-detik Hilangnya Jemaah Haji Jakarta di Makkah, Pamit Salat Jumat Hanya Bawa Gelang Haji

Menurutnya, langkah ini penting menyusul meningkatnya mobilitas jemaah menjelang puncak ibadah haji.

"Jemaah juga kami minta untuk tidak melakukan perjalanan mandiri tanpa koordinasi dengan petugas. Setiap pergerakan menuju Armuzna harus mengikuti skema yang telah ditetapkan demi menjaga ketertiban, keselamatan, dan kelancaran layanan bersama," kata Ichsan dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/5/2026),

JEMAAH HAJI ASAL SOLO WAFAT - Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha memberikan perkembangan informasi terkait proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi. Pada hari ke-4 pemberangkatan ibadah haji 2026, Ichsan mengumumkan berita duka meninggalnya seorang jemaah haji asal Embarkasi Solo, atas nama Rodiah berusia 68 tahun. (YouTube Kementerian Haji dan Umrah RI)

Ia menjelaskan, kepatuhan terhadap arahan petugas penting untuk mengurangi risiko jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan di tengah padatnya aktivitas menjelang puncak haji.

Menurut Ichsan, jemaah dan petugas juga diminta saling memperhatikan satu sama lain, terutama jika melihat ada jemaah berjalan atau keluar sendirian.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Puncak Haji

"Kami mengimbau agar jemaah dan petugas saling memperhatikan jemaah lainnya, saling peduli, sapa, dan tanya jemaah yang jalan atau keluar sendirian. Jika tidak jelas, antarkan dan laporkan ke petugas terdekat," ujarnya.

Kepedulian antarsesama jemaah, kata Ichsan, dapat membantu menekan kemungkinan jemaah hilang atau terpisah dari rombongan.

Hemat Tenaga, Jemaah Diimbau Banyak Istirahat dan Jaga Pola Makan

Selain itu, Ichsan mengingatkan jemaah mulai menghemat tenaga menjelang Armuzna dengan mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, dan minum air yang cukup.

Pemerintah juga meminta jemaah mengikuti arahan petugas kloter, pembimbing ibadah, maupun petugas sektor selama berada di Tanah Suci.

Khusus bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu, Ichsan meminta agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas haji Indonesia.

"Petugas haji Indonesia hadir di lapangan untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini