News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

14 Bandara Disiagakan untuk Layani Kepulangan Jemaah Haji

Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WUKUF - Jemaah haji mengikuti wukuf di Arafah, Arab Saudi. 14 bandara yang akan menyambut kedatangan jemaah haji dilengkapi dengan fasilitas ramah lansia dan disabilitas. 

Ringkasan Berita:

  • InJourney Airports menyiapkan 14 bandara untuk melayani kepulangan lebih dari 200 ribu jemaah haji pada 1 Juni–1 Juli 2026.
  • Fokus layanan adalah proses kedatangan yang cepat, lancar, dan terintegrasi melalui koordinasi seluruh pemangku kepentingan.
  • Jemaah lansia dan disabilitas menjadi prioritas dengan dukungan fasilitas khusus, petugas pendamping, dan layanan kesehatan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) siap menyambut kedatangan lebih dari 200 ribu jemaah haji melalui 14 bandara pada fase pemulangan pada 1 Juni sampai 1 Juli 2026.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, fokus pada fase pemulangan jemaah haji adalah memastikan kelancaran proses kedatangan jemaah melalui kesiapan personel, fasilitas dan koordinasi seluruh stakeholders sehingga pelayanan dapat cepat, tepat dan mulus (seamless). 

"Kami sangat memahami bahwa jemaah haji telah melakukan perjalanan jauh, menjalani penerbangan sekitar 10 sampai 12 jam dari Tanah Suci ke Indonesia setelah menunaikan ibadah haji, sehingga sangat penting bagi bandara untuk memberikan proses kedatangan yang seamless," ujar Mohammad R. Pahlevi dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Baca juga: Kemenhaj Larang Jemaah Haji Bawa Air Zam-zam di Koper, Bisa Langgar Aturan Penerbangan

"Mulai penentuan slot time penerbangan, penggunaan taxiway, alokasi parkir pesawat, hingga pengantaran jemaah haji dengan bus dari bandara menuju asrama haji," sambungnya.

Alur kedatangan jemaah haji disesuaikan dengan karakteristik masing-masing bandara dan telah melalui pembahasan bersama seluruh stakeholders mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, InJourney Airports, maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Karantina, Imigrasi, Bea dan Cukai. 

Di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, kepulangan jemaah haji dilayani melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan jemaah dan tidak bercampur dengan penumpang pesawat reguler. 

Mohammad R. Pahlevi memastikan 14 bandara yang akan menyambut kedatangan jemaah haji juga dilengkapi dengan fasilitas ramah lansia dan disabilitas. 

“Jemaah haji lansia dan disabilitas menjadi prioritas layanan. Seluruh fasilitas umum di 14 bandara dipastikan siap, termasuk fasilitas prioritas ramah lansia dan disabilitas. Staf bandara disiagakan di titik-titik pelayanan dan fasilitas untuk memberikan asistensi kepada seluruh jemaah haji termasuk jemaah haji lansia dan disabilitas,” jelas Mohammad R. Pahlevi. 

Petugas khusus juga disiapkan untuk memberikan asistensi bagi jemaah haji lansia dan disabilitas, seperti misalnya bagi yang membutuhkan kursi roda selama berada di bandara.

Di bandara juga terdapat fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah haji yang membutuhkan. 

Adapun bandara yang melayani fase pemulangan jemaah haji pada 1 Juni sampai 1 Juli 2026 yakni Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya, Adi Soemarmo Solo, Kertajati Majalengka, Sultan Hasanuddin Makassar, Hang Nadim Batam.

Kemudian, bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Kualanamu Deli Serdang, Bandara Internasional Yogyakarta, SAMS Sepinggan Balikpapan, Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Sultan Iskandar Muda Aceh dan Minangkabau Padang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini