News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

Mengintip Oleh-oleh Jemaah Haji, Boneka Unta jadi Favorit

Penulis: Sri Juliati
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BONEKA UNTA - Jemaah haji Indonesia kloter BTH 01, Ahmad Jaelani dan Nasibah tampak mengalungkan boneka unta jelang pulang ke Tanah Air, Minggu (31/5/2026).

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Boneka unta rupanya masih menjadi salah satu oleh-oleh favorit yang dibawa pulang jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci. 

Mainan khas Arab Saudi yang dapat mengeluarkan suara talbiyah "Labbaik Allahumma Labbaik" itu mudah ditemukan di berbagai toko di Makkah dengan harga mulai sekitar 5 riyal.

Selain bentuknya yang lucu dan identik dengan Timur Tengah, boneka unta juga tersedia dalam beragam ukuran dan warna, mulai dari cokelat, pink, hingga biru.

Tak cuma satu, jemaah haji dapat membawa lebih dari tiga boneka unta. Bahkan ada yang mengalungkannya di leher karena tidak lagi muat dimasukkan ke dalam tas atau koper.

Ahmad Jaelani, misalnya yang tampak mengalungkan boneka unta berwarna putih saat bersiap pulang, Minggu (31/5/2026) malam.

Menurut jemaah yang tergabung dalam kloter Batam (BTH 01) ini, mainan tersebut terlalu besar untuk dimasukkan ke koper sehingga harus dibawa terpisah.

Baca juga: Santan hingga Ikan Patin Berpeluang Masuk Rantai Pasok Katering Haji di Arab Saudi

"Yang di bag ada empat lagi," ujar Ahmad sambil menunjukkan boneka unta lain.

Ahmad mengaku membeli lima boneka unta karena mendapat titipan khusus dari para cucunya. 

Cerita serupa disampaikan teman satu kloter Ahmad Jaelani, Kamisah Kamil yang mengaku membawa beberapa boneka unta karena permintaan sang cucu.

"Cucu pesan dibawakan boneka unta. Tetangga beli, jadi dia minta juga," kata Kamisah sambil tersenyum.

Bagi sebagian jemaah, boneka unta dipilih karena dianggap sebagai simbol khas Arab Saudi yang sulit ditemukan di Indonesia. 

Katiyo Kadiman, jemaah asal embarkasi Medan (KNO) 02 juga ikut mengalungkan boneka unta yang dibelinya karena ingin membawakan oleh-oleh unik untuk cucunya.

"Di sana tidak ada. Kalaupun ada, jauh lah. Ini khas Arab," ujarnya.

Sayang Cucu

Sementara itu, Samsul Azhar bersama istrinya membeli empat boneka unta berukuran besar untuk cucu dan keponakan di kampung halaman. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini