TRIBUNNEWS.COM - Nama mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak,mungkin tak pernah disebut-sebut sebagai satu dari orang terkaya di dunia dalam jajaran daftar Majalah Forbes. Namun, sejumlah sumber memberikan argumen.
Dilansir Yahoo!Finance dan dikutip Tribunnews.com, Sabtu (12/2/2011), selama masa pemberontakan rakyat Mesir selama 18 hari ternyata mengakhiri rezim Mubarak dalam kurun waktu 30 tahun. Tetapi, selama masa memerintah, Mubarak berhasil mengumpulkan kekayaan yang sungguh fantasis.
Koran Inggris, The Guardian, mengutip sumber di Timur Tengah, mengatakan jika kekayaan Mubarak dan keluarganya berada di kisaran 40 miliar dollar AS (Rp 350 triliun) hingga 70 miliar dollar AS (Rp 650 triliun). Orang terkaya di dunia saat ini versi Majalah Forbes adalah Carlos Slim, seorang investor yang kekayaannya ditaksir 54 miliar dolar AS (Rp 482 triliun) sementara Bill Gates, bos Microsoft, berada di urutan berikutnya dengan kekayaan mencapai 53 miliar dollar AS (Rp 473 miliar).
Mubarak bukan seorang pebisnis. Ia berasal dari kalangan militer. Namun, dengan menjalankan dan konstitusi selama 30 tahun dan menghasilka kekayaan dan hal penting yang sangat signifikan mulai dari pengembangan proyek di sungai Nil hingga ke selat Suez dan menjadi pusat aliran 4 persen pengapalan minyak di dunia.
"Tidak ada akuntabilitas dan tak perlu ada transparansi," jelas Prof Amaney Jamal dari Universitas Princeton. Menurutnya, pria kelahiran 4 Mei 1928 ini mampu menyentuh atmosfir ekonomi dengan melakukan monopoli, penyuapan,penyadapan, dan juga nepotisme.
Hosni Mubarak Lebih Kaya dari Bill Gates
Penulis: Widiyabuana Slay
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan