News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kerusuhan di Mesir

Inilah yang Dilakukan Mubarak Selama 18 Hari Unjuk Rasa

Penulis: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dalam wawancaranya dengan wartawan ABC Christiane Amanpour, Presiden Mesir Hosni Mubarak (kiri) menyampaikan kesediaannya untuk segera menyerahkan jabatannya tetapi khawatir tindakannya itu nanti akan memicu kekacauan

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Mesir yang dilengserkan kekuatan people power, Hosni Mubarak, diam-diam ternyata menggunakan masa 18 hari demonstrasi pengunjuk rasa untuk menyelamatkan harta kekayaannya ke sejumlah rekening yang tak bisa dilacak.

Demikian bocoran yang diberikan dinas intelijen negara-negara Barat. Seperti dilansir Sydney Morning Herald dan dikutip Tribunnews.com, Senin (14/2/2011), mantan presiden itu diduga berhasil mengumpulkan kekayaan sebesar 64 miliar dollar AS (Rp 570 triliun) selama ia memerintah dalam kurun waktu 30 tahun.

Diduga, ia menyimpan kekayaannya di bank-bank luar negeri, investasi, emas murni, dan juga properti di London, New York, Paris, dan Beverly Hills. Langkah lain, Jaksa Agung Mesir melarang Perdana Menteri Ahmed Nasir meninggalkan Mesir sehari setelah Mubarak dijatuhakan. Tim penidik juga melaran mantan menteri luar negeri yang dilengserkan, Habib al-Adly, ke luar negeri dan membekukan semua asetnya.

Menurut sumber,Mubarak berusaha menyembunyikan semua asetnya agar terhindar dari penyelidikan para investigator. Jumat malam, otoritas Swiss mengumumkan membekukan semua aset Mubarak dan keluarganya dan tekanan juga dilakukan ke Inggris untuk melakukan hal yang sama.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini