TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Libya, Moammar Kadhafi, mengatakan jaringan organisasi Al Qaeda berada di balik perlawanan untuk menjatuhkan dirinya dari kepemimpinan yang dipegangnya hampir 40 tahun silam. Demikian diberitakan Aljazeera dan dikutip Tribunnews.com, Jumat (25/2/2011).
Jumat waktu setempat, puluhan ribu orang berkumpul di sejumlah kota yang terletak di sebelah timur negara itu yang kini berada dalam genggaman anti-Khadafi. Setelah melakukan salat Jumat mereka terus melanjutkan aksinya dan meminta agar Khadafi segera meninggalkan jabatannya.
Dalam pidato yang direkam melalui telepon dan disiarkan oleh televisi pemerintah, Khadafi mengklaim jika para pengunjuk rasa itu adalah kaum muda yang telah dimanipulasi oleh Osama bin Laden dan kini
di bawah pengaruh obat-obatan terlarang yang sengaja diberikan oleh kelompok yang diberi label oleh negara-negara Barat sebagai organisasi teroris.
Saat ia berbicara, tentara yang loyal kepada Kadhafi meluncurkan serangan melawan anti-pemerintahan di dua kota di dekat ibu kota Tripoli.
Serangan terburuk terjadi di kota Az Zawiyah, sekitar 50 kilometer dari arah barat Tripoli di mana para tentara menembak menggunakan senapan otomatis dan senapan yang menyerang mesjid di mana para pengunjuk rasa menjadikannnya tempat berlindung.
Moammar Kadhafi: Mereka Dibius Obat Terlarang dari Al Qaeda
Penulis: Widiyabuana Slay
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan