News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Krisis Libya

Moammar Khadafi: Mereka Menyimpan Alkohol di Masjid

Penulis: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Moammar Khadafi

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Libya, Moammar Khadafi, dengan tegas mengatakan jika orang-orang yang melakukan perlawanan terhadap kekuasaan yang telah dipegangnya selama 41 tahun. Demikian dilansir Aljazeera dan dikutip Tribunnews.com, Rabu (9//3/2011).

Dalam siaran langsung televisi pemerintah, Khadafi memperingatkan plot yang ingin menguasai Libya. Ia mengatakan, sebagai bukti, pihak keamanan menangkap sejumlah warga asing dalam penyerbuan yang dilakukan Senin, pekan ini.

"Kemarin, masjid kembali dikuasai oleh pasukan keamanan. Mereka (pemberontak) menguasai masjid, mereka menyimpan senjata dan juga alkohol di dalam masjid. Beberapa di antara mereka berasal dari Afganistan, Mesir, Aljazair, hanya ingin membuat anak-anak kita melakukan pemberontakan," kata Khadafi.

Ia menuduh, sebuah pasukan khusus dari luar sengaja direkrut untuk mempengaruhi anak muda Libya di Zentain, Az Zawiyah, dan Benghazi, tiga kota besar yang kini dikuasai kaum pemberontak dan anti-pemerintah berkuasa.

"Hanya orang-orang yang lemah menjadi target," jelasnya. Pidato ini dikeluarkan oleh Khadafi setelah ia diultimatum meletakkan jabatan dalam kurun waktu 72 jam.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini