News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Osama Bin Laden Terbunuh

Hillary Clinton: Setelah Osama, Giliran Taliban Jadi Bidikan AS

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON
- Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menegaskan, perang melawan al-Qaeda belum berakhir. Pemerintah negeri Uwak Sam akan memberhangus sindikat teroris setelah kematian pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden.

Dilansir BBC dan CNN, Pemerintah Amerika Serikat akan memerangi teroris Taliban di Afghanistan. Taliban dianggap telah membunuh orang-orang tidak bersalah.

Dia menjelaskan, Departemen Luar Negeri AS juga telah memperingatkan warga Amerika yang tinggal atau bepergian ke luar negeri untuk ekstra waspada setelah Osama bin Laden terbunuh. Peringatan perjalanan di seluruh dunia ini dikeluarkan pada Senin (2/5/2011).

"Pembunuhan itu dapat memicu kekerasan anti-Amerika di beberapa daerah," kata Hillary.

Hillary mengatakan, warga AS yang berada di daerah tersebut harus membatasi perjalanan dari luar rumah mereka dan hotel dan menghindari pertemuan dengan massa dan kelompok demonstrasi.

Isteri mantan presiden AS ini juga mengatakan, warga Amerika di luar negeri harus memantau terus perkembangan berita lokal dan menjaga kontak dengan kedutaan atau konsulat AS terdekat.

Departemen Luar Negeri mengatakan, kedutaan dan konsulat akan melakukan segala upaya untuk menyediakan pelayanan darurat kepada warga negara AS, jika diperlukan.

Dia mencatat bahwa fasilitas pemerintah AS di seluruh dunia berada dalam keadaan siaga tinggi. Hilary mengatakan fasilitas ini untuk sementara akan ditutup atau menunda pelayanan publik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini