TRIBUNNWES.COM - Bertelanjang dada, dan hanya berbalutkan celana pendek, dan kaus kaki, seorang anak berusia empat tahun dengan menggigil, mengepalkan tangannya dan menahan berat badannya yang bergerak naik turun.
Sesekali ia membantah, dan meminta pelukan hangat ibunya, namun suara bentakan seorang pria dewasa memaksanya kembali melakukan push-up di atas tumpukan salju.
Anehnya, pria dewasa yang memerintahkan anak itu untuk push-up di tengah udara dingin dengan bertelanjang dada itu ternyata adalah ayah kandungnya.
Ayah tak berperasaan itu, kini menghadapi konsekuensi atas perbuatannya tersebut, kini putranya terancam akan diambil oleh negara setelah rekaman video putranya yang berjibaku dengan udara dingin itu tersebar di situs Youtube.com.
Tidak jelas siapa yang memposting rekaman video berdurasi 99 detik tersebut, namun lokasi anak itu menghadapi gemblengan keras dari ayahnya tersebut diketahui berada di Kota New York, Amerika Serikat (AS).
Tolong Beri Saya Pelukan
Video yang menghebohkan di dunia maya itu, awalnya memperlihatkan seorang anak berusia empat tahun, bernama Ho Yide menggenakan celana dalam berwarna kuning, mengenakan sepatu hitam, berlari di atas sebuah jalan, yang sudah sepenuhnya tertutup oleh salju.
Ia berlari sambil menangis dan merengek-rengek melewati orang-orang yang berjalan melintasinya. Ia mengepalkan tangganya berupaya menahan dingin yang membuat tubuhnya mengigil.
Setelah beberapa saat berlari, Ho Yide menangis dan meminta pelukan dari kedua orangtuanya. "Tolong beri saya pelukan," katanya.
Ibunya yang mendengar rengekannya tertawa dan mendorong dia untuk menanggung siksaan dingin.
Karena tidak mendapatkan keinginannya, akhirnya Ho tetap bertahan menjalankan perintah kedua orangtuanya, ia kemudian diperintahkan untuk melakukan push up di atas jalanan yang dingin.
Namun tak sampai hitungan kedua, ia kembali berdiri, dan menangis dengan keras. (dailymail)
Baca tanpa iklan