News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tentara Libya Berhasil Rebut Bandara Tripoli dari Milisi

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas keamanan dan tim penyelamat berada di antara puing pesawat Airbus A330 milik maskapai penerbangan Afriqiyah Airways yang jatuh di Bandara Tripoli, Rabu (12/5/2010). Sebanyak 105 orang dilaporkan tewas dan seorang bocah delapan tahun selamat.

TRIBUNNEWS.COM - Tentara Libia berhasil merebut kembali bandara utama Tripoli, dari puluhan milisi bersenjata yang meminta pembebasan pemimpin mereka.

Proses perebutan bandara berlangsung dengan tegang, suara tembakan terdengar ketika tentara dan milisi lain memasuki bandara untuk menyingkirkan brigade al-Awfia, milisi yang menduduki bandara.

Namun tidak diketahui bagaimana ketegangan itu diselesaikan dan apakah pemerintah membuat kesepakatan dengan milisi. 

Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun menurut Wakil Menteri dalam negeri Libia, Omar Khadrawi,  satu hanggar meledak dan sebuah lapangan dibakar.

Ia memastikan Pemerintah telah berhasil merebut kembali bandara. "Pemerintah memiliki kendali penuh atas bandara," ucapnya, seperti dikutip dari BBC, Selasa (5/6/2012).

Kelompok al-Awfia melakukan aksi itu sebagai protes atas menghilangnya salah satu komandan mereka.

"Seorang pemimpin mereka kemarin datang ke Tripoli dengan dua tank, dan di satu titik inspeksi mereka tidak menemukan dokumen apa pun,.jadi mereka mengambil senjata dan tank milik lelaki itu," kata Mohammed el Harezi, juru bicara pemerintah Libia pada BBC.

"Tiba-tiba, lelaki itu diculik, ia menghilang. Dan inilah kelompok yang mendukungnya. Mereka datang ke bandara dan meminta agar ia dibebaskan dan mereka berpikir ia berada di bandara," kata Herezi.

Akibat pendudukan itu, sedikitnya tiga maskapai harus membatalkan penerbangan mereka.

Klik Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini