News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Internasional: Sosok Agen CIA Gelapkan 300 Batang Emas - Sistem Arash-e Kamangir Iran

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 
TRIBUNNEWS.COM - Berbagai kejadian internasional mewarnai berita dunia sepanjang satu hari terakhir.

Negosiator AS dan Iran telah menyepakati kerangka MoU perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, tetapi masih menunggu persetujuan Donald Trump dan pimpinan Iran.

Sementara itu, mantan pejabat CIA, David Rush, ditangkap setelah ditemukan menyimpan lebih dari 300 batangan emas senilai sekitar Rp700 miliar di rumahnya.

Berikut berita populer internasional selengkapnya.

1. Negosiator Iran dan AS Capai MoU Gencatan Senjata 60 Hari, Tapi Masih Menunggu Persetujuan Trump

Para negosiator Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah menyepakati kerangka kesepakatan untuk perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, tetapi MoU atau nota kesepahaman tersebut masih belum ditandatangani Presiden AS Donald Trump.

Sumber-sumber mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa perwakilan kedua negara telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan memulai negosiasi mengenai program nuklir Iran.

Menurut laporan Axios, pemimpin Iran juga belum menyetujui kesepakatan tersebut.

Laporan itu menyebutkan bahwa kerangka kesepakatan telah disusun dan sebagian besar poinnya telah disetujui per Selasa (26/5/2026), tetapi pimpinan senior dari kedua pihak masih perlu memberikan persetujuan.

Meskipun Trump telah diberi penjelasan mengenai detail kesepakatan tersebut, ia tidak langsung menandatanganinya.

Ia mengatakan ingin beberapa hari untuk mempertimbangkannya, lapor Axios mengutip seorang pejabat AS.

Baca juga: Trump Segera Ambil Keputusan Akhir soal Iran, Ngotot Desak Teheran Lepas Senjata Nuklir

Apa Isi Kesepakatannya?

- Selat Hormuz

Menurut laporan Axios, memorandum kesepahaman selama 60 hari tersebut akan mencakup jaminan kelancaran arus pelayaran melalui Selat Hormuz.

Artinya, Iran tidak akan dapat memungut bea dari kapal yang melintasi jalur strategis tersebut.

Seorang pejabat AS mengatakan tidak akan ada gangguan di selat itu dan Iran juga diwajibkan membersihkan seluruh ranjau dari jalur perairan tersebut dalam waktu 30 hari.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini