News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Australia: Swedia tak akan ekstradisi Assange ke AS

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Julian Assange kemungkinan besar tak akan diekstradisi ke Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr yakin Swedia tidak akan mengekstradisi pendiri Wikileaks, Julian Assange ke Amerika Serikat jika terdapat kemungkinan hukuman mati atau dihadapkan ke pengadilan militer.

Australia, lanjut Bob Carr, tidak akan campur tangan dalam kasus yang berada di luar wilayah hukumnya itu. Tetapi dia sangat yakin Assange tak akan diserahkan kepada pemerintah Amerika Serikat.

"Pemerintah Swedia telah mengatakan tidak akan mengekstradisi siapapun jika ada ancaman hukuman mati atau dihadapkan ke pengadilan militer untuk kejahatan spionase," ujar Carr.

Wikileaks dan pendukungnya mengimbau pemerintah Swedia agar tidak mengekstradisi Assange ke Amerika Serikat.

Mereka khawatir Assange akan menghadapi hukuman berat karena merilis ribuan dokumen sensitif termasuk yang terkait perang di Afghanistan dan Irak kepada publik.

Sejauh ini, Stockholm belum menerima permintaan ekstradisi Julian Assange dari Amerika Serikat.

Selain itu, hukum Swedia dan konvensi perlindungan hak asasi manusia Eropa yang telah diratifikasi Swedia melrang ekstradisi seseorang ke negara yang berpotensi menjatuhkan hukuman mati.

Pisau bermata dua

Para pendukung Julian Assange terus mendesak pembebasan pendiri wikileaks itu.

Agenda anti kerahasiaan yang diusung Julian Assange dan wikileaks menjadi pisau bermata dua bagi warga Australia berusia 41 tahun itu.

Sebagian kalangan menganggap Assange sebagai pahlawan, namun tak sedikit yang menganggapnya sangat ceroboh dan tak bertanggung jawab dengan melepas dokumen-dokumen rahasia ke ranah publik.

Mantan kepala badan keamanan Inggris MI5, Stella Rimington menilai pendekatan Assange yang 'naif' justru membuat banyak orang dalam bahaya.

"Apa yang tak bisa ditoleransi, menurut saya, adalah pembeberan kepada publik serangkaian bocoran dokumen oleh Julian Assange dan organisasi wikileaksnya," kata Rimington dalam sebuah konferensi di Brisbane, Australia.

Meski demikian, Rimington menambahkan, pemerintah Amerika Serikat harus lebih baik dalam menjaga rahasia mereka.

"Orang bisa mengkritik Amerika Serikat yang konon memiliki basis data rahasia yang justru bisa ditembus, termasuk oleh seorang prajurit muda," kata Rimington mengacu pada Bradley Manning, seorang prajurit AS yang dituduh membocorkan dokumen penting kepada wikileaks.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini