News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Israel Serang Jalur Gaza

Israel Tetap Ingin Gulingkan Hamas di Gaza

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah pengunjuk rasa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat membentangkan poster saat menggelar aksi solidaritas untuk warga Palestina di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/11/2012). Dalam aksinya mereka mengutuk serangan Israel ke wilayah Jalur Gaza, dan mengutuk pemerintah AS yang mendukung serangan biadab itu. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNNEWS.COM, TELAVIV - Mesikipun telah menyepakati gencatan senjata dengan kelompok Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, Pemerintah Israel, menyatakan akan tetap menggulingkan otoritas Hamas dari Gaza.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Liberman, dalam wawancaranya dengan televisi lokal Israel, Channel 2, Kamis (22/11/2012).

Menurut perkiraanya, Israel dapat menduduki wilayah Gaza, dan menggulingkan otoritas Hamas, dari wilayah itu membutuhkan waktu kurang lebih selama empat bulan. "Pendudukan Gaza dan penggulingan Hamas adalah sebuah proses yang akan memakan waktu lebih dari empat bulan," ujarnya seperti diberitakan oleh Jpost.com, Jumat (23/11/2012).

Terkait dengan gencatan senjata yang disepakati dengan Hamas, Liberman mengatakan pihaknya harus menyetujui gencatan senjata tersebut, meskipun publik menentangnya.

Gencatan senjata lanjutnya merupakan kesepakatan terbaik yang Israel bisa lakukan saat ini, dengan tiga tujuan, yaitu, menghentikan tembakan roket milisi ke wilayah Selatan Israel, menyatukan kembali kekuatan Israel serta pencegahan dan menghancurkan stok rudal jarak jauh Hamas, Fajr 5.

Sementara itu Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak di hari Kamis, meyakini gencatan senjata yang disepakati di hari Rabu kemarin, akan berlangsung lama. Ia juga tidak menyepakati kesimpulan bahwa konflik berakhir dengan kemenangan bagi pihak Hamas.

"Warga Gaza merayakan prestasi imajiner yang tidak benar-benar terjadi," tuturnya.

Klik:


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini