News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Paus Baru

Presiden Taiwan Berencana Hadiri Pelantikan Paus Fransiskus

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Paus Baru, Kardinal Jorge Mario Argentina Bergoglio (tengah) muncul di jendela balkon Basilika St Petrus setelah terpilih paus ke-266 dari Gereja Katolik Roma, Vatikan. Rabu (13/3/2013) Berdoalah untuk saya, sampai berjumpa lagi. Selamat malam dan beristirahatlah dengan tenang, ucapan pembuka sekaligus penutup Bergoglio sebagai Paus Fransiskus I. AFP PHOTO / VINCENZO PINTO

TRIBUNNEWS.COM, TAIPEI - Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou berencana mengunjungi Vatikan untuk menghadiri pelantikan Paus Fransiskus yang baru terpilih, seperti diungkapkan pejabat pemerintah Taiwan, Jumat (15/3/2013).

Vatikan adalah satu-satunya negara Eropa yang mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan, bukannya China.

"Setelah paus yang baru terpilih Kementerian Luar Negeri telah mengagendakan Presiden untuk mengunjungi Vatikan," kata Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan, Vanessa Shih seperti diberitakan oleh Asiaone.com.

"Hal ini sejalan dengan status diplomatik kedua belah pihak," tambahnya.

Diperkirakan, rencana kunjungan Presiden Ma ini akan memicu kemarahan Beijing, yang menganggap Taiwan merupakan salah satu pulau yang ada di bagian negara mereka.

Rezim komunis China juga telah memutuskan hubungan diplomasi dengan Vatikan pada tahun 1951, dan enam tahun kemudian mendirikan Gereja Katolik sendiri, yang tidak mengakui Paus Vatikan sebagai kepalanya.

Hubungan diplomatik antara Taipei dan Vatikan tergantung dalam keseimbangan, dimana Takhta Suci menunjukkan bahwa mereka siap untuk mengorbankan hubungan diplomatik dengan Taiwan jika kebebasan beragama dijamin di Cina daratan dan Paus Vatikan dapat menempatkan seorang uskup disana.

Terakhir kali Presiden Taiwan mengunjungi Vatikan adalah pada tahun 2005, ketika kemudian Presiden Chen Shui-bian menghadiri pemakaman Paus Yohanes Paulus II.

Saat itu Pemerintah China naik pitam, dan mengajukan protes ke Italia dan tidak mengeluarkan visa Chen. (asiaone.com)

Klik:


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini