News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

HRW: media independen Malaysia diserang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menjelang pemilihan umum Malaysia organisasi hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) mengatakan terdapat serangan-serangan yang direncanakan secara matang terhadap media independen.

Serangan terkoordinasi, kata HRW, dilancarkan menjelang pencoblosan pemilahan umum yang akan diadakan pada 5 Mei 2013.

HRW memberikan beberapa contoh, antara lain pembaca tidak bisa mengakses sejumlah situs berita online yang menurunkan berita tentang calon-calon dari oposisi.

Kegiatan kampanye partai-partai oposisi juga tidak dapat akses oleh pembaca di media independen.

Oleh karena itu selama berhari-hari pembaca hanya dijejali dengan berita-berita media arus utama yang semuanya memiliki hubungan dengan koalisi yang memerintah Barisan Nasional.

"Judul berita utama di surat-surat kabar berbunyi seperti buletin partai," jelas wartawan BBC di Kuala Lumpur Jennifer Pak.

Kekerasan

Para aktivis mengatakan hal itu memberikan keuntungan bagi koalisi yang memerintah dan tidak adil bagi koalisi.

"Tudingan itu tidak mengherankan banyak pihak di Malaysia," kata Pak.

Pemilihan umum kali ini bisa menjadi pemilu paling ketat dalam sejarah Malaysia. Koalisi Barisan Nasional bisa kalah untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Dalam laporannya Human Rights Watch juga mengatakan insiden kekerasan meningkat sejak kampanye dimulai dua minggu sebelum pemilihan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini