News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Politikus berhaluan Islam dihukum mati di Bangladesh

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktivis dan mantan pejuang kemerdekaan Bangladesh menggelar aksi di depan pengadilan.

Pengadilan khusus Bangladesh menjatuhkan hukuman mati kepada Mohammad Kamaruzzaman, politikus Jamaat-i-Islami, partai oposisi berhaluan Islam terbesar di negara itu.

Dalam sidang hari Kamis (09/05) pengadilan menyatakan asisten sekretaris jenderal partai oposisi itu bersalah atas lima dakwaan, termasuk genosida dan pemerkosaan.

Dia sebelumnya menghadapi tujuh dakwaan kejahatan yang dilakukan di masa perang kemerdekaan Bangladesh pada 1971.

"Ia dijatuhi hukuman mati dengan digantung atas kejahatan seperti genosida dan pembunuhan. Kita merasa lega," kata Jaksa Agung Mahbubey Alam seperti dikutip kantor berita AFP.

Jaksa penuntut mengatakan Kamaruzzaman merupakan "penggerak utama" milisi pro-Pakistan Al Badr yang dituduh membunuh ribuan orang selama perang sembilan bulan. Perang akhirnya membuat wilayah Pakistan Timur itu menjadi negara terpisah dari Islamabad.

Protes menentang vonis

Dakwaan genosida terhadap Kamaruzzaman berasal dari kasus pembunuhan sedikitnya 120 petani tak bersenjata di desa terpencil Sohagpur yang kemudian diberi nama "Desa Janda".

Tim pembela mengatakan dakwaan terhadap klien mereka tidak berdasar dan peluang untuk membuktikan klien tidak bersalah sangat terbatas karena pengadilan hanya mengizinkan lima saksi mata.

Kamaruzzaman adalah politikus keempat yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Pada Februari lalu, pengadilan khusus di Bangladesh menjatuhkan hukuman mati kepada wakil presiden Jamaat-i-Islami, Delwar Hossain Sayedee, atas kejahatan perang selama perang kemerdekaan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini