TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Korea Utara (Korut), dinilai belum mampu menciptakan hulu ledak rudal nuklir untuk rudal buatannya.
"Saya tidak percaya mereka mampu menciptakan hulu ledak nuklir yang cukup kecil untuk dimasukkan ke dalam rudal," ujar seorang pejabat senior Pemerintah AS yang enggan menyebutkan namanya, seperti diberitakan oleh Channelnewsasia.com, Rabu (15/5/2013).
Pendapatnya tersebut bertolak belakang dengan laporan terbaru badan intelijen pertahanan militer AS. Mereka melaporkan bahwa Korut telah berhasil menciptakan hulu ledak yang pas dengan rudal yang mereka miliki.
Dalam beberapa tahun terakhir, Korut semakin gencar mengembangkan program persenjataan rudal dan nuklir. Untuk mencoba kemampuan rudalnya, Korut melakukan sejumlah uji coba, yang segera menuai kecaman dari dunia internasional.
PBB segera menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Korut, karena telah melanggar resolusi PBB. Tak menerima dengan sanksi tersebut, Korut mengeluarkan ancaman terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan.
AS diketahui merupakan dalang dari sanksi keras yang dikeluarkan oleh PBB untuk Korut.
Baca tanpa iklan