News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Suriah

Butuh Tiga Pekan PBB Analisis Dugaan Penggunaan Senjata Kimia

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ledakan senjata kimia

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Tim Inspeksi PBB, telah meninggalkan Suriah, Sabtu (31/8/2013), waktu setempat, setelah mereka menyelesaikan tugas mereka di Suriah untuk menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia oleh rezim Presiden Bashar al Assad terhadap warga sipil.

"Tujuan dari tim, sangat jelas untuk memastikan apakah telah digunakan senjata kimia di Suriah atau tidak, dan bukan oleh siapa," kata juru bicara PBB, Martin Nesirky, dikutip dari CNN, Minggu (1/9/2013).

Namun siapa pihak yang menggunakan senjata kimia dalam insiden yang terjadi di pinggiran kota Damaskus, 21 Agustus 2013, menjadi perdebatan global.

Pemerintah AS mengatakan bahwa tidak ada keraguan Pemerintah Suriah berada di belakang serangan itu, sementara Pemerintah Suriah menolak bertanggungjawab dan menyalahkan kelompok ekstrimis jihad atas serangan itu.

Tim memerlukan tiga minggu untuk menganalisa semua bukti yang ditemui di Suriah.

"Dibutuhkan waktu untuk menganalisis informasi dan sampel," kata Nesirky.

Nantinya hasil temuan akan diberikan kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, yang nantinya akan memaparkannya di Dewan Keamanan PBB. (cnn)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini