News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Insiden Runtuhnya Jembatan Baltimore: Enam Pekerja Tewas, Operator Kapal Hadapi 18 Dakwaan

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa operator kapal kontainer MV Dali atas runtuhnya Jembatan Francis Scott Key di Baltimore yang menewaskan enam pekerja konstruksi pada Maret 2024.

BBC melaporkan, perusahaan Synergy Marine Pte Ltd yang berbasis di Singapura bersama Synergy Maritime Pte Ltd di India serta pengawas teknis kapal, Radhakrishnan Karthik Nair, menghadapi 18 dakwaan pidana.

Dakwaan tersebut mencakup konspirasi, pelanggaran keselamatan maritim yang menyebabkan kematian, penghalangan penyelidikan federal, hingga pemberian keterangan palsu kepada otoritas Amerika Serikat.

Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS, Todd Blanche, menyebut tragedi itu sebenarnya dapat dicegah.

“Runtuhnya Jembatan Francis Scott Key adalah tragedi yang dapat dicegah dan memiliki konsekuensi yang sangat besar,” kata Todd Blanche dalam pernyataan resmi Departemen Kehakiman AS.

“Dakwaan ini merupakan langkah penting untuk meminta pertanggungjawaban pihak yang secara sembrono mengabaikan peraturan keselamatan maritim hingga menyebabkan bencana ini," tambahnya. Kapal Kehilangan Daya Dua Kali Sebelum Tabrakan

lihat foto JEMBATAN DITABRAK KAPAL - Jembatan Francis Scott Key berada di atas kapal kontainer setelah jembatan tersebut runtuh, Baltimore, Maryland, AS. Selasa (26 Maret 2024). Jembatan runtuh ditabrak oleh kapal Singapura- kapal kontainer berbendera Dali, Belum ada konfirmasi mengenai penyebab bencana tersebut, namun Komisaris Polisi Baltimore Richard Worley mengatakan "tidak ada indikasi" adanya terorisme. (Foto arsip 2024/Jim WATSON/AFP).

Insiden maut itu terjadi pada dini hari 26 Maret 2024 saat kapal MV Dali meninggalkan Pelabuhan Baltimore menuju Sri Lanka.

Baca juga: Jembatan Francis Scott Key di Baltimore roboh ditabrak kapal kontainer - Apa yang kita ketahui sejauh ini?

Associated Press melaporkan kapal sepanjang hampir 300 meter tersebut kehilangan daya listrik dua kali hanya dalam rentang waktu empat menit sebelum akhirnya menabrak tiang penyangga Jembatan Francis Scott Key.

Tabrakan menyebabkan jembatan baja sepanjang 2,6 kilometer runtuh ke Sungai Patapsco dan menewaskan enam pekerja konstruksi yang sedang memperbaiki jalan pada malam hari.

Para korban diketahui merupakan pekerja keturunan Latino yang sedang melakukan penambalan lubang jalan ketika jembatan ambruk.

Menurut hasil penyelidikan awal Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), pemadaman listrik pertama dipicu kabel longgar di panel distribusi listrik kapal.

Namun pemadaman kedua disebut terjadi karena awak kapal menggunakan pompa bahan bakar yang tidak dirancang menyala otomatis setelah listrik padam.

Jaksa federal menilai penggunaan sistem tersebut membuat kapal gagal mendapatkan kembali daya tepat waktu untuk menghindari tabrakan.

Jaksa Tuduh Ada Upaya Menutupi Fakta

NBC News melaporkan pemerintah AS menuduh Synergy Marine sebenarnya telah mengetahui adanya masalah serius pada sistem kapal sebelum keberangkatan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini