Kantor Kejaksaan Agung Maryland menyebut dampak ekonomi tragedi itu jauh lebih luas karena memengaruhi pelabuhan, lalu lintas jalan raya, hingga mata pencaharian ribuan pekerja.
Pada saat yang sama, Maryland telah mencapai kesepakatan penyelesaian perdata senilai 2,25 miliar dolar AS dengan operator kapal terkait kerusakan ekonomi dan lingkungan.
Namun gugatan dari keluarga korban dan para penyintas masih terus berlanjut.
Pengacara keluarga korban, L. Chris Stewart, menyebut dakwaan pidana tersebut sebagai perkembangan besar dalam pencarian keadilan.
“Hari ini adalah hari yang luar biasa bagi para korban. Akuntabilitas dimulai hari ini dengan kasus ini," kata Stewart.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan