Dubes Roy: Dengan kata lain, pertanyaan siapa yang pantas menjadi presiden Indonesia bukan ditentukan oleh Amerika, tapi oleh rakyat Indonesia dan mereka sekarang punya mekanisme untuk memutuskan hal tersebut dan saya pikir kita (Amerika) membiarkan mekanisme tersebut berjalan.
VOA: Anda belum menjawab pertanyaan kami mengenai tantangan luar negeri tersulit apa yang akan dihadapi oleh presiden baru. Apakah berurusan dengan China atau apa?
Dubes Roy: Saya pikir ada beberapa tren negatif di Asia Timur dan itu sangat penting bagi Indonesia karena kesuksesan ekonomi Indonesia dicapai sebagian besar karena stabilitas dan perdamaian di Asia Timur.
Jadi menurut saya Indonesia harus memperhatikan ketegangan antara China dan Jepang tentang sengketa Laut China Selatan yang bisa menyebabkan konflik kalau tidak ditangani dengan baik, dan saya harap Indonesia akan menggunakan pengaruhnya untuk berusaha mengembalikan pandangan positif di Asia Timur di mana ketegangan antara berbagai negara mengenai masalah territorial ditangani dengan cara yang tidak mengancam masa depan pertumbuhan ekonomi dan perdamaian di kawasan tersebut. (VOA)
Baca tanpa iklan