News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Komentar Anggota Partai Liberal Soal Suku Bangsa Ainu Menuai Kecaman

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yasuyuki Kaneko, anggota Dewan Kota Sapporo Hokkaido dari Partai Liberal (LDP).

Laporan Koresponden Tribunnews.com di Tokyo, Richard Susilo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Anggota Dewan Kota Sapporo Hokkaido dari partai liberal (LDP), Yasuyuki Kaneko, 17 Agustus lalu menuliskan dalam blog situs dan twitternya bahwa suku bangsa Ainu di Jepang saat sekarang ini sudah tidak ada lagi. Komentar ini membuat marah banyak orang Jepang bahkan parlemen daerah Kota Sapporo 28 Agustus lalu meminta dia mundur sebagai anggota Dewan Kota.

Pimpinan LDP di Hokkaido, Murayama Hideya menjelaskan bahwa deskripsi tertulis Twitter Kaneko sebenarnya mengacu kepada deskripsi ensiklopedia.

"Tampilan atau interpretasi pada legislator masing-masing mengenai Ainu. Jadi bukan membuang Ainu," katanya.

Menurutnya, ketiadaan Ainu kemungkinan dari versi 2005 Encyclopedia Heibonsha yang telah direvisi pada edisi 2007 karena dianggap bisa mendorong diskriminasi.

Sementara itu Sekretaris dari partai Komeito, Achira Kanbi mengatakan saat ini banyak komentar ceroboh dari anggota parlemen daerah sehingga banyak dikritik dan dipertanyakan kualitas mereka.

"Sangat disayangkan komentar tersebut, bahwa pemerintah sebenarnya punya kebijakan sendiri terhadap suku Ainu dan sayang sekali politisi tersebut kurang memahami kebijakan pemerintah," ungkap Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dalam komentarnya 25 Agustus lalu.

"Saya sama sekali tidak bisa mengerti akan komentar anggota parlemen tersebut. Ini hal serius yang perlu dipertanyakan," kata Ogura Naoko, Ketua Citizens Jaringan Hokkaido.

Sementara itu Masami Muramatsu, Ketua Kelompok Parlemen mengatakan Kaneko perlu meminta maaf kepada masyarakat  dan organisasi. Demikian pula kepada orang Ainu.

"Mungkin pula kita perlu mempertimbangkan usulan resolusi rekomendasi agar dia mengundurkan diri," kata Masami.

Kaneko pertama yang terpilih dalam pemilu lokal terpadu pada April 2011. Berasal dari "Partai Anda" lalu Mei tahun ini pindah ke partai liberal (LDP).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini