News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Serangan Tawon China Sebabkan Jepang Rugi 451 Juta Yen

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tawon dari China yang mengganas di Jepang.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kementerian lingkungan hidup Jepang mengumumkan kepada pers Jepang bahwa tawon dari China saat ini menyerang selatan Jepang khususnya Tsushima Nagasaki.

"Spesies asing tawon "predator Asia" ini mulai menginvasi daratan Tsushima sehingga mempengaruhi ekosistem dan industri, khususnya pertanian di sana," ungkap laporan kementerian tersebut.

Tawon dari China ini memiliki kesuburan kuat. Di Eropa dan Korea, telah menjadi masalah. Kementerian  menegaskan tawon predator tersebut masuk ke Tsushima  sekitar September 2013. Lalu menyebar ke seluruh pulau, ditemukan dan kini mulai diberantas.

Serangan tawon dari China ini berdampak pada industri peternakan lebah yang merupakan masalah di bidang pertanian, kehutanan dan perikanan.

"Akibatnya peternakan lebah dengan produksi semakin menurun," ungkap laporan bidang pertanian Jepang.

Kementerian Lingkungan Hidup Jepang akan menentukan mulai Maret mendatang, tawon predator Asia sebagai organisme asing untuk memperkuat langkah-langkah penanggulangan lebih lanjut.

Organisme asing itu akan dilakukan kontrol penuh, terutama penyebaran yang sedang terjadi di Tsushima akan ditanggulangi dengan cepat guna mengurangi jumlahnya dan menghambat peredarannya ke daratan lain.

Dari segi bisnis, menyebabkan kerusakan bidang pertanian dan nutria, juga luwak Amami dan Okinawa luwak. Perlu pengendalian spesies asing yang mengancam keanekaragaman hayati, tulis laporan itu lagi.

Saat ini tercatat sedikitnya 451 juta yen anggaran khusus untuk menghajar organisme asing itu yang merusak pertanian dan peternakan Jepang saat ini. Anggaran tambahan ini diharapkan dapat segera diimplementasikan guna mencegah penyebaran lebih lanjut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini