News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gempa di Nepal

Kasihan Desa di Nepal Ini Selalu Dilewati Pembawa Bantuan

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tentara Nepal berhasil menyelamatkan seorang bayi bernama Muldhoka pada Minggu (26/4/2015) pagi. Ia tertimbun di reruntuhan selama 22 jam.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gempa berkekuatan 7,8 skala Ritcher yang menggocang Nepal di hari Sabtu kemarin, menyisakan kerusakan luar biasa di daerah sekitar episentrum.

Salah satunya adalah desa yang berada di distrik Gorkha, yang berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat gempa.

Di desa ini, dari 36 rumah yang ada di sana, hanya tinggal satu rumah yang masih berdiri pascagoyangan gempa.

Tragisnya lagi, desa ini belum tersentuh bantuan kemanusiaan.

Dikutip dari CNN, Kamis (30/4/2015), warga desa mengatakan setiap kali ada rombongan pembawa bantuan baik dari pemerintah Nepal maupun organisasi bantuan lainnya mereka hanya melewati mereka.

Hanya satu kelompok yang berhenti dan singgah di desa ini. Mereka adalah Santosh Dawadi dan orangtuanya.

Mereka baru saja datang dari Kathmandu, ibukota, untuk memeriksa saudara Dawadi, yang tinggal disana bersama keluarganya.

"Kami tidak bisa membantu, karena kami juga kehilangan segalanya. Tapi setidaknya kami masih bisa berada di sini," tutur Dawadi.

Banyak warga desa yang pada akhirnya harus berupaya untuk mendapatkan bantuan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Robin Rijal dan teman-teman kuliahnya.

Mereka menempuh perjalanan selama lebih dari sembilan jam melewati jalan yang rusak agar bisa membawa bantuan ke desa-desa yang terkena dampak gempa.

"Kami mendengar orang membutuhkan bantuan," kata Rijal. "Jadi kami datang."

Dengan menggunakan lima sepeda motor, 10 sekawan tersebut datang membawa tenda, biskuit, dan makanan ke daerah yang terkena dampak gempa.(CNN)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini