News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Di Jepang Membuang Kucing Bisa Didenda Satu Juta Yen

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

100 kucing di Taman Sodegaura Chiba Jepang sedang diberi makan oleh Saburo Oshima.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Di Jepang, membuang kucing atau hewan peliharaan apa pun di sembarang tempat, siapa pun dapat didenda satu juta yen bila terbukti melakukan hal tersebut. Oleh karena itu para pembuang hewan peliharaan biasanya langsung kabur dan berusaha menutupi identitasnya saat membuang hewan peliharaannya, biasanya di tengah taman tertentu.

Sebuah taman di Perfektur Chiba, di Kota Sodegaura (Taman Sodegaura) saat ini penuh dengan kucing terbuang. Sedikitnya 100 kucing berkeliaran di sana 24 jam. Satu tahun diperkirakan sekitar 40 ekor kucing sering dibuang di Jepang.

"Kemarin malam saya lihat ada mobil yang berhenti dekat taman ini, lalu kabur. Langsung saya sadar, pasti kucing dibuangnya. Benar saja, saya lihat ada kucing dekat tempat berhenti mobil itu. Sebenarnya mau saya kejar mobil itu, terlambat, karena pas sopirnya melihat saya, setelah buang kucing langsung kabur dia," kata Saburo Oshima seorang volunteer yang sering patroli kucing di sekitar taman tersebut kepada Tribunnews.com, Selasa (26/5/2015).

Oshima juga mengakui sering kali memberikan makan kepada kucing-kucing di taman itu karena tak tega kalau sampai sakit yang bisa semakin merusak lingkungan di sana. Mengapa kucing bisa terkumpul banyak dibuang di taman tersebut?

"Mungkin dari chating di internet, banyak yang menuliskan mengenai ratusan kucing terbuang di Taman Sodegaura. Jadi yang mau buang kucing pun umumnya lari ke sana," kata Satoshi Odaka dari pemda Sodegaura.

Di taman tersebut telah dipasang berbagai papan pengumuman, Jangan Buang Kucing Di Sini. Juga papan pengumuman bertuliskan Denda Satu Juta Yen Bagi Pembuang Kucing, dan sebagainya. Tetap saja kucing bertambah dari hari ke hari.

Di taman tersebut juga ada satu tempat pasir saja. Di sana kucing umumnya buang air besar, sehingga taman menjadi bau ke sekelilingnya.

Penduduk sekitarnya juga banyak mengeluh, bukan hanya menjadi bau lingkungan, juga menjadi rusak karena dicakari kucing, bahkan juga anak-anak jadi sangat hati-hati sekali bermain di sana, takut didatangi kucing dan dicakar oleh kucing.

"Jadi tidak nyaman dengan banyak sekali kucing di sini," kata seorang warga Sodegaura yang tinggal di dekat taman tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini