News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2015

Media Iran: Konvoi Putra Raja Arab Biang Keladi Tragedi Mina

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jemaah haji korban Tragedi Mina. Mohammad bin Salman Al Saud, Wakil Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi (insert)

Terutama fakta dua jalan menuju lokasi pelemparan jumrah di Mina ditutup otoritas setempat tanpa alasan kuat.

Masih dari FARS, sebelum tragedi Mina terjadi, sejumlah saksi mata mengatakan polisi dan pasukan keamanan kerajaan mendadak menutup dua dari sedikit jalan ke lokasi ritual "rajam iblis".

Saksi mata juga mengatakan, setelah insiden penutupan tersebut, jemaah panik dan berdesak-desakan.

Selanjutnya, mereka melihat banyak tubuh jamaah yang telah menumpuk satu sama lain.

Saeed Ohadi, kepala organisasi haji Iran, menuduh Arab Saudi melakukan kelalaian sehingga terjadi tragedi memilukan.

Kelalaian yang dimaksud adalah, penutupan dua jalur ke lokasi pelemparan jumrah tanpa alasan jelas.

"Di lokasi itulah tragedi itu terjadi. Di antara 1.300 korban jiwa itu, terdapat 131 orang Iran yang meninggal dunia. Sementara 150 orang Iran lainnya terluka," terangnya.

Kepala organisasi Haji Iran, Kata Ohadi, mengatakan bahwa, untuk alasan yang tidak diketahui ditutupnya dua jalur dekat lokasi pelemparan jumrah jadi penyebab tragedi Mina.

"Hal ini menyebabkan insiden tragis ini," katanya di televisi negara Iran, menurut kantor berita Associated Press.

Iran sejak kemarin meminta pemerintah Arab Saudi bertanggung jawab atas meninggalnya ratusan jamaah haji meninggal dunia.

Kerajaan Arab Saudi, sejauh yang bisa dipantau, belum menanggapi tudingan Iran.

Versi Saudi

Dalam keterangan resmi, Kerajaan Arab Saudi melalui Menteri Kesehatan Khaled al Falih menjelaskan penyebab Tragedi Mina.

Menteri tersebut menilai musibah tidak akan terjadi jika para jemaah ikuti aturan.

Dalam siaran televisi, Khaled mengatakan, "Banyak jamaah yang bergerak tanpa mengikuti waktu yang telah ditentukan oleh penyelenggara."

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini