News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ini Dia Yakuza China Jepang yang Hajar WNI di Tokyo

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lee Siu Fai, 28, yang mukuli sampai lumpuh warga negara Indonesia di Kabukicho Shinjuku Tokyo tanggal 14 Agustus 2014

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemukul warga negara Indonesia (WNI) di Kabukichi Shinjuku Tokyo pertengahan Agustus tahun lalu, ternyata anggota Yakuza China, dari kelompok Chinese Dragon, anggota bosozoku (geng motor liar) Jepang bernama Lee Siu Fai (28).

WNI tersebut bernama IY usia 36, menjadi tak sadarkan diri cukup lama, dirawat di rumah sakit di Shinjuku sampai dengan Desember 2014 barulah pulang kembali ke Indonesia dalam keadaan yang belum pulih 100%, masih seperti lumpuh.

"Tanggal 14 Agustus 2014 Lee bekerja di jalanan untuk sebuah klub adult-entertainment parlor. Lalu ribut dengan WNI tersebut menyangkut harga layanan seks seorang wanita Jepang. Akhirnya WI itu dipukuli termasuk kepalanya gegar otak," papar sumber Tribunnews.com malam ini (1/10/2015).

Akibat gegar otak itulah, IY sempat lumpuh sampai pulang ke Indonesia Desember 2014 pun masih agak lumpuh belum sembuh sama sekali.

Keturunan kedua dan ketiga China yang sudah bermukim di Jepang menjadi yakuza Jepang, khususnya Bosozoku dikategorikan Pseudo Yakuza oleh Polisi jepang.

Sehari setelah pemukulan itu Lee lari ke China dan September lalu kembali masuk ke Jepang lewat bandara internasional Narita.

Jaringan komputer imigrasi Jepang mencatat catatan warning dari kepolisian, dan memanggil polisi segera menangkap Lee di bandara Narita tersebut.

"Kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut dan yang bersangkutan ada di tahanan kepolisian," lanjutnya lagi.

Info lengkap yakuza bisa dilihat di www.yakuza.in

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini