Namun para pakar menilai pengembangan rudal di Korut butuh waktu bertahun-tahun.
Pada 2012, Korea Utara meluncurkan roket jarak jauh dengan dalih menempatkan satelit ke orbit. Pyongyang menyebut peluncuran roket ini sebagai peluncuran kendaraan ruang angkasa, meski masyarakat internasional menilai itu adalah peluncuran rudal yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Korut juga bekerja untuk menciptakan hulu ledak nuklir dalam ukuran yang lebih kecil dan dapat dipasang di kendaraan.(Reuters/Yonhap/CNN/AP/AFP)
Baca tanpa iklan