TRIBUNNEWS.COM - Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS), menyerukan kepada umat muslim melakukan jihad melawan Amerika Serikat dan Rusia, setelah kedua negara itu memutuskan untuk melancarkan kampanye militer melawan mereka.
"Rusia akan dikalahkan," ujar juru bicara ISIS, Abu Mohamed al-Adnani, seperti dikutip dari Asiaone.com, Rabu (14/10/2015).
"Muslim dimanapun mereka berada segera memulai jihad melawan Rusia, dan Amerika Serikat, yang katanya sedang melancarkan perang salib terhadap umat Islam."katanya.
Dalam perang yang berkecamuk di Suriah, tak hanya berupaya menggulingkan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, ISIS juga berusaha untuk meluluhlantahkan kelompok bersenjata afiliasi al-Qaeda, al-Nusra Front, untuk mendirikan negara jihad di sana.
Di hari Selasa, Rusia mengatakan, kampanye serangan udara yang dialncarkan pihaknya telah mengenai 86 target kelompok teroris dalam 24 jam terakhir.
Diantara mereka terdapat beberapa infrastruktur milik ISIS.
Washington dan sekutu-sekutunya juga melancarkan kampanye serangan udara terhadap ISIS di Suriah, dan Irak. (Asiaone.com)
Baca tanpa iklan