News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tokyo Marathon Jepang Hasilkan Sedikitnya 3 Miliar Yen

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tokyo Marathon Friendship yang dimulai hari ini, Sabtu (27/2/2016)

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tokyo Marathon 2016 yang dimulai hari ini dengan Friendship Marathon dan acara puncak besok, menghasilkan pendapatan sedikitnya 3 miliar yen.

"Sangat menguntungkan sekali Tokyo Marathon apalagi yang ke-10 kali ini karena banyak sekali sponsor mengingat acara ini menjadi sangat populer di kalangan internasional, tidak hanya di dalam Jepang saja," ujar sumber Tribunnews.com Sabtu ini (27/2/2016).

Hari ini acara dimulai dengan Marathon Friendship sepanjang hanya 5 kilometer saja.

Besok adalah acara puncak yang dimulai sekitar jam 9 pagi dari depan gedung Balaikota Tokyo di Shinjuku dan berakhir di daerah Odaiba Big Sight sehingga total 40 kilometer.

Penghasilan besar ini bukan hanya dari uang pendaftaran yang bervariasi dari 3000 yen sampai dengan ratusan ribu yen, tetapi paling banyak uang masuk dari sedikitnya 27 perusahaan besar Jepang.

Misalnya Yamazaki Baking, Asics Jepang, Otsuka Pharmaceutical Co, Ltd, Bayerische Motoren Werke AG, Kinki Nippon Tourist Co, Dai-ichi Life, Seiko,dan berbagai perusahaan besar Jepang lainnya.

Serta 123 perusahaan akan membuka kedai jualan dan pameran selama berlangsungnya Tokyo Marathon 2016.

Jumlah peserta kali ini sekitar 40.000 orang. Namun dalam pelaksanaan besok diperkirakan akan mencapai 50.000 orang karena ada yang juga ikut-ikutan lari meskipun bukan peserta resmi Tokyo Marathon 2016.

Tokyo dibanjiri orang asing saat ini dan daerah-daerah yang dilalui pelari Tokyo Marathon akan ditutup besok dari pagi hingga sekitar jam 4 sore.

Selain diikuti para pelari marathon dunia juga hadir empat pelari marathon wanita terkenal yaotu Aberu Kebede, Birhane Dibaba, Edna Kiplagat dan Helah Kiprop.

Menarik pula pelari marathon berkursi roda (cacat) dari berbagai negara antara lain Ernst van Dyk, dari Belanda, Kurt Fearnley dari Australia dan Kota Hokinoue dari Jepang serta Tatyana McFadden.

"Saya kagok bingung juga menghadapi pers, karena baru kali ini pelari berkursi roda jumpa pers langsung," papar Ernst van Dyk kemarin (26/2/2016).

Besok ceremony di depan gedung Balaikota Tokyo di Shinjuku akan dimulai sekitar jam 8:50 dengan kata sambutan dari Koji Sakurai, President/CEO Yayasan Tokyo Marathon.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini