News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesan Netizen Indonesia pada Xanana Gusmao: Tak Ada Makan Siang Gratis!

Penulis: Robertus Rimawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden pertama Timor Leste Xanana Gusmao menyampaikan pidato kepemimpinan dalam acara Supermentor-6: Leaders, di Jakarta, Minggu (17/5/2015) malam. SBY menyampaikan pandangannya mengenai Filosofi Hidup, Resep Sukses, etos Kerja dan Ilmu Kepemimpinan bersama tokoh negarawan SBY, BJ Habibie, dan Try Sutrisno dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional ke-107. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Pemerintah Timor Leste dan Australia maju ke meja perundingan terkait sengketa batas wilayah laut antara kedua negara, di celah Timor.

Perundingan itu digelar di Den Haag, Belanda, Senin (29/8/2016).

Seperti diberitakan Associated Press  dikutip dari Kompas.com, selama ini kedua negara terlilit sengketa celah Timor yang diketahui memiliki kandungan sumber daya minyak dan gas.

Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao mendapat kesempatan pertama berbicara di hadapan panel yang terdiri dari lima orang ahli.

"Kami tidak datang ke Den Haag untuk meminta bantuan atau pun perlakuan khusus," tegas Xanana.

"Kami datang untuk menuntut hak kami berdasarkan hukum internasional," kata dia.

Pergulatan panjang terkait sengketa celah Timor telah mendatangkan kekhawatiran akan rusaknya hubungan kedua negara.

Setelah Xanana, pihak Australia kemudian memberikan presentasi. 

Pemeritah di Canbera menyebut panel di Den Haag tak memiliki yurisdiksi untuk menetapkan batas wilayah kedua negara. (*)

Australia tetap berpegang untuk menegakkan perjanjian antara kedua negara. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini