Lalu, mantan pesunat tersebut membuka kaki saya dan menunjukkan -dengan menggunakan bentuk oval yang digunakan dengan ibu jari dan jari tengahnya- bagaimana dia memotong bagian dalam bibir vagina anak perempuan dengan pisau, dan memotong klitoris, lalu membuang semuanya ke tanah.
- Mengapa praktik sunat perempuan masih berlangsung di Singapura?
- Sunat perempuan di Indonesia, tradisi atau ajaran agama?
Saya merasa mual seketika itu juga.
Setelah pengalaman aneh dan mengerikan itu, serta mendengar cerita-cerita bagaimana anak-anak perempuan disunat, saya merasa lebih risau.
Tiga kata berulang kali muncul waktu mereka menggambarkan pengalamannya: ketakutan, penderitaan yang mendalam, dan pengkhianatan.
Ibu, nenek, dan bibi -para perempuan di keluarga- mereka lah yang membuat mereka menjalani ritual menyakitkan dan menghinakan tersebut.
Dan di sini, di Sierra Leone, sebuah negeri yang mayoritas penduduk perempuannya sudah disunat, saya sedang berbasa-basi dengan pesunat profesional yang membanggakan diri.
Dia memberi tahu saya dia menerima sekitar satu juta Leones (sekitar Rp2,4 juta) untuk setiap anak perempuan yang dia sunat. Dia juga diberi minyak kelapa sawit, kambing, dan karung-karung berisi beras,
Di sebuah negeri di mana dua per tiga orang hidup dalam kemiskinan, menjadi pesunat cukup menghasilkan banyak uang.
Beberapa negara di Afrika telah melarang praktik sunat perempuan, tapi tidak di Sierra Leone.
Bagaimana dengan rasa sakit dan trauma yang disebabkan dari sunat? Dan kasus-kasus kematiannya? Memunatu tidak mempunyai pengalaman-pengalaman seperti itu.
"Semuanya bohong," dia memberi tahu saya. "Ini bagus untuk perempuan. Satu pria tidak cukup bagi seorang perempuan yang belum disunat," lanjutnya. "Tapi, waktu dia diinisiasi, dia menjadi puas secara seksual dan setia pada satu pria saja," jelasnya.
- Pemerintah kaji tradisi sunat perempuan di Indonesia
- 200 juta anak dan dewasa menjalani sunat perempuan di 30 negara
Jujur saja, saya merasa marah.
"Anda dan saya adalah perempuan," protes saya.
"Saya belum pernah disunat dan saya tidak bergonta-ganti pasangan. Mempunyai klitoris bukan berarti merasa terdorong untuk melakukan seks dengan banyak lelaki," ujar saya.
Dia tertawa dan meraih lengan saya, menyejajarkannya dengan lengannya. "Anda berbeda dengan kami," dia memberi tahu saya.
Baca tanpa iklan