News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Divonis Terkena HIV Pada Usia 8 Tahun, Hidup Wanita Ini Hancur, Tapi 12 Tahun Kemudian Ini Faktanya

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suthida Saengsumat

TRIBUNNEWS.COM - Didiagnosis penyakit mematikan mungkin bisa membuat hidup seseorang hancur.

Apalagi penyakit tersebut belum ada obatnya, semangat untuk berjuang hidup pun akan menurun.

Hal serupa terjadi pada wanita 20 tahun asal Thailand bernama Suthida Saengsumat.

• Padahal Tidurnya Cuma Satu Jam Sehari, tapi Gadis ini tetap Ceria, ternyata Penyakit Langka Diderita

Melansir Nextshark, Suthida Saengsumat didiganosis HIV positif pada usianya yang masih belia, 8 tahun.

Suthida Saengsumat (Bangkok Post) 

Ketika ia kecil, Saengsumat mengungkapkan bahwa anak-anak dari SD nya menolaknya karena vonis yang ia terima.

Saengsumat melakukan tes HIV 12 tahun lalu, setelah sekolahnya memintanya melakukan tes tersebut, Bangkok Post melaporakan.

Guru-guru di sekolah Saengsumat merasa ia harus dites karena ayahnya baru saja meninggal karena AIDS dan ibunya memiliki alergi yang amat serius.

Saengsumat didiagnosis HIV positif pada pemeriksaan pertama.

Meskipun ia tidak diberikan tes kedua untuk memverifikasi, Saengsumat langsung diberikan obat-obatan antiretroviral harian.

Penderitaan Saengsumat bertambah, ia akhirnya keluar dari sekolah karena tidak tahan menerima perlakuan diskriminatif dari guru dan teman-temannya.

Tak lama setelah putus sekolah, Saengsumat menikah.

Pada usia 15 tahun, Saengsumat dinyatakan hamil dan melahirkan anak pertamanya meskipun sudah menggunakan kontrasepsi.

Ketika ia menguji apakah bayinya juga terkena HIV, hasilnya negatif.

Ia kemudian menguji dirinya sendiri dan terkejut melihat hasilnya.

Suthida Saengsumat (Bangkok Post) 
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini