News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seorang Nenek di Jepang Meninggal Gara-gara Mesin Pijat Kaki

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mesin pijat kaki yang membuat nenek 77 tahun meninggal.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang nenek berusia 77 tahun meninggal dunia karena menggunakan alat pijat kaki. Polisi masih mengusut lebih lanjut kasus langka ini.

"Seorang nenek usia 77 tahun di Shari-cho, Hokkaido, menggunakan sendiri alat pijat kaki. Namun kain untuk menutupi roller alat pijat tersebut tampaknya dilepas dan dipakai untuk memijat leher punggungnya," kata sumber Tribunnews.com, Sabtu (29/7/2017).

Akibat sarung alat pijat dilepas, roller tersebut menarik kerah baju pakaian sang nenek, lalu pakaian yang tertarik ke alat roller pijat semakin mencekik lehernya dan sang nenek meninggal dunia.

Alat pijat kaki tersebut buatan Matoba Electric Manufacturing Co. Ltd. yang bermarkas di Kawagoe Perfektur Saitama Jepang, dengan alat seri "Shape-up Roller2".

Baca: PNS Telanjang Keliling Kampung Naik Motor akan Dirawat di RSUD Dadi Makassar

Pada alat tersebut dan penjelasannya serta di situsnya juga telah dicantumkan larangan dari pihak produsen, untuk tidak membuka sarung kain yang menutupi alat pijat tersebut.

Menurut Kementerian Kesehatan Jepang selama ini sudah ada lima kasus serupa korban meninggal dunia akibat tercekik menggunakan alat mesin pijat kaki itu.

Sampai dengan tahun 1996, kemudian dihentikan penjualannya, jumlah yang terjual di Jepang sudah mencapai 780.000 unit.

Saat itu alat pijat ini sangat populer di Jepang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini