Hal itu disampaikan oleh Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia Tan Sri Khalid Abu Bakar, Senin (21/8/2017), di Kuala Lumpur.
"Kami menerima sejumlah laporan dan kami akan menyelidiki apakah ada elemen sabotase dalam insiden ini," jelas Khalid.
Menurut Kepala Pengawasan Khusus Polisi Diraja Malaysia Mohamad Fuzi Harun, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab kekeliruan tersebut bisa terjadi.
"Mungkin itu memang kesalahan teknis, namun kami tetap menyelidiki masalah ini dan akan mengambil tindakan atas itu," jelas Harun, Minggu (20/8/2017).
Harun mengatakan penyelidikan dilakukan karena kekeliruan seperti itu seharusnya jangan sampai terjadi.
Apalagi mengingat pentingnya menjaga hubungan hangat antara Malaysia dan Indonesia. (Malaysian Insight/Straits Times)
Baca tanpa iklan