Pemerintahan Suu Kyi menepis tudingan tersebut dan menolak memberikan visa bagi pejabat PBB yang berkaitan dengan laporan tersebut.
Dia malah balik menuding PBB bekerjasama dengan teroris untuk membibit sikap antipati terhadap pemerintahan resmi Myanmar.
Sumber: Deutsche Welle
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Suu Kyi: Simpati terhadap Rohingya Lahir dari Kampanye “Hoax”
Baca tanpa iklan