Kepala BBKSDA Riau Machfud menyebut pihaknya menaruh perhatian khusus pada mekarnya amorphopallus gigas yang hanya bertahan selama dua hari, padahal waktu yang dibutuhkan untuk berkembang mencapai puluhan tahun.
Karenanya, katanya pula, "terhadap anakan dari dua tangkai bunga itu kami akan melakukan perlindungan dan pengawetan."
Lebih dari itu, katanya, "Di desa batas Cagar Alam, yakni Bukit Melintang, ditemukan banyak bunga yang sama di kebun-kebun masyarakat."
Ini sangat berbeda dengan bunga bangkai di tempat lain, yang tumbuh di tempat sangat khusus, umumnya di dalam taman nasional, cagar alam, atau kebun raya khusus..
Baca tanpa iklan