News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dokter Palsu Jual Peralatan Kedokteran Tak Berizin Ditangkap Polisi Jepang

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Takahiro Sakaguchi yang mengaku dokter dan alat untuk mempercantik kulit (kiri) tidak terdaftar di Kementerian Kesehatan Jepang

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Presiden Sail International Takahiro Sakaguchi (62) ditangkap polisi Jepang di rumahnya di daerah Chuo-ku Osaka, Senin (25/9/2017) dengan tuduhan kriminalitas yang dilakukannya.

"Tersangka ternyata memiliki ijazah dokter palsu dan menjual peralatan kedokteran tidak berizin dari Kementerian Kesehatan Jepang dan telah mengakui perbuatannya tersebut," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa i(26/9/2017).

Sales manager perusahaannya, Satoshi Tanaka (47) juga ditangkap di Fukushima-ku Kota Osaka karena terlibat penjualan barang yang ilegal tak terdaftar di Kementerian Kesehatan dengan nama brand, Thermage tersebut.

Dengan alat tersebut dapat membuat kulit orang yang berkerut menjadi mulus lagi kembali seperti muda.

Baca: Awalnya Hendak Meminjam Uang, Malah Dicabuli Temannya di Kamar Hotel

Tapi muncul kasus kulit wajah bagian dagu terbakar sehingga malah rusak, dan muncul klaim dari penggunanya serta melapor kepada polisi.

Tiga alat thermacool tersbeut terjual antara Oktober hingga Januari 2017 kepada tiga klinik di Toshima-ku, Tokyo dan meyakini pembelinya perusahaan Sail International sebagai agen tunggal penjualan produk tersebut di Jepang.

Diperlihatkan pula lisensi Dokter sakaguchi yang setelah diusut ternyata palsu.

Kelebihan penggunaan alat itu tanpa operasi kulit berkerut bisa kencang dan cantik kembali, begitulah janjinya.

Namun korban muncul dengan terbakarnya kulit wajah mereka, laporan ke polisi pun muncul dan setelah diusut banyak kejanggalan terjadi dan dilakukan Sakaguchi.

Impor produk kesehatan (medis) secara pribadi memang diperkenankan di Jepang asalkan pengimpor memiliki lisensi kedokteran.

Yang terjadi malahan sertifikat atau lisensi palsu yang dimiliki Sakaguchi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini