Dikatakan jumlahnya akan terus bertambah seiring penyelidikan terus dilakukan.
Hal itu dilakukan untuk menghentikan sementara aktivitas-aktivitas terkait rekening pribadi milik sejumlah individu yang diduga terkait kasus korupsi.
Namun, tidak disebutkan secara detail siapa saja individu tersebut.
Menurut hasil penyelidikan yang sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir, negara sudah merugi hingga 100 miliar dolar AS (Rp 1.350 triliun) akibat praktik korupsi.
Sedangkan, sejauh ini otoritas setempat sudah menangkap 208 orang sejak akhir pekan lalu terkait penyelidikan kasus oleh komisi antikorupsi. (The Guardian/NBC News)
Baca tanpa iklan