Berdasarkan keterangan seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri lainnya kepada kantor berita AFP , penyelidikan tengah digelar untuk mengetahui bagaimana para penyerang bisa menembus keamanan, yang diserahkan ke sebuah perusahaan swasta dua pekan lalu.
"Mereka mungkin menggunakan pintu belakang di dapur untuk masuk," kata dia.
Hotel Intercontinental merupakan BUMN Afghanistan, yang kerap dijadikan tempat pernikahan, konferensi, dan temu politisi.
Insiden ini berlangsung tatkala hotel tersebut menggelar konferensi teknologi informasi yang dihadiri sejumlah pejabat provinsi.
Pada 2011, hotel ini pernah diserang Taliban sehingga mengakibatkan 21 orang tewas, termasuk sembilan penyerang.
Baca tanpa iklan