News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perjanjian Damai Korea

Tiongkok Senang Korut dan Korsel Akur, Selanjutnya Pertemuan dengan AS

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Presiden Korea Selatan (kanan) Moon Jae In melintasi garis perbatasan militer di Desa Panmunjom, Jumat (27/4/2018).

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KOREA SELATAN - Tiongkok memuji Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un karena telah mengambil 'langkah bersejarah' menuju perdamaian kedua negara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying mengatakan kepada awak media di Beijing bahwa Tiongkok berharap pada babak baru perjalanan perdamaian dan stabilitas jangka panjang di Semenanjung Korea.

Dengan program senjata nuklir Korea Utara yang dianggap para pembuat kebijakan Amerika Serikat (AS) telah memasuki tahapan siaga, maka perundingan hari Jumat itu sangat diharapkan bisa mengurangi ketegangan antara Korea Utara dan AS.

Baca: Empat Hal Menarik Bagi Warga Jepang Terkait Pertemuan Korea Selatan dan Korea Utara

Dikutip dari laman NBC News, Sabtu (28/4/2018), setelah bertemu dengan Moon, pertemuan yang diusulkan antara Kim dan Donald Trump, selanjutnya akan menjadi kali pertama bagi Presiden AS itu duduk bersama seorang Pemimpin Korea Utara.

Penanaman pohon perdamaian Korea Utara dan Korea Selatan, Jumat (27/4/2018). (Foto Pool Press)

Hingga kini masih belum ada informasi terkait kapan tepatnya pertemuan itu akan terjadi.

Meskipun para pejabat AS mengatakan pertemuan bisa terjadi antara akhir Mei hingga pertengahan Juni mendatang.

Baca: Kemenaker Diminta Cek Langsung Temuan Ombudsman soal Serbuan TKA di 7 Provinsi

Namun sejumlah negara disebutkan tengah dipertimbangkan menjadi opsi lokasi digelarnya pertemuan antara Kim dan Trump.

Mulai dari, Singapura, Swiss, Swedia, hingga Mongolia.

Sementara itu, Sekretaris pers di Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa AS menantikan kelanjutan diskusi yang kuat dalam persiapan menghadapi pertemuan yang khusus direncanakan untuknya dan Kim Jong Un pada beberapa minggu mendatang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini