News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jelang Swedia versus Inggris, Zlatan Ibrahimovic tantang David Beckham taruhan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menjelang laga perempat final antara Swedia dan Inggris di Stadion Samara Arena, Sabtu (7/7), pukul 21.00 WIB, Zlatan Ibrahimovic menantang David Beckham untuk taruhan.

Zlatan—yang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak bagi timnas Swedia—menyampaikan tantangannya melalui media sosial Instagram.

"Yo David Beckham," tulis eks penyerang Manchester United itu, yang kini memperkuat Los Angeles Galaxy di Liga Sepak Bola Amerika Serikat (MLS).

"Kalau Inggris menang, saya akan mentraktir makan malam di manapun yang kamu inginkan di dunia. Tapi kalau Swedia menang, kamu belikan apapun yang saya inginkan di Ikea. OK?"

Unggahan Zlatan pada akun @iamzlatanibrahimovic itu tak berapa lama ditanggapi David Beckham.

Mantan kapten timnas Inggris tersebut menulis, "Kalau Swedia menang, saya sendiri akan mengantarmu ke Ikea dan membelikanmu apapun yang kamu inginkan untuk kediaman baru di LA.

"Tapi kalau Inggris menang, saya mau kamu datang menonton pertandingan Inggris di Wembley, memakai kaus Inggris, serta menikmati fish and chips pada paruh waktu."

Tulisan Beckham belum ditanggapi lagi oleh Zlatan Ibrahimovic. Namun, menarik untuk dipantau, apakah keduanya akan menepati janji mereka.

Ibrahimovic, 36, tidak dimasukkan ke dalam skuad timnas Swedia pada Piala Dunia 2018 di Rusia, walau pemain itu pernah mengatakan, "Piala Dunia tanpa saya tidak bsa disebut Piala Dunia."

'Tanpa tekanan'

Secara terpisah, mantan pelatih timnas Inggris yang merupakan warga Swedia, Sven-Goran Eriksson, menilai Harry Kane dan kawan-kawan dapat menuai hasil positif tanpa tekanan luar biasa yang pernah dialaminya.

"Sebelum masa saya, saat masa saya, dan sesaat setelah masa saya, sepertinya kami harus mencapai final. Itu telah berubah," kata Eriksson kepada BBC Sport.

"Itu bagus untuk tim karena mereka bisa bermain lebih tenang. Inggris adalah tim yang bagus, muda, dan lapar. Saya pikir Inggris dan para pendukungnya bahagia karena mereka sekarang di perempat final," ujar pria yang telah mengantarkan Inggris ke perempat final Piala Dunia 2002 dan 2006 itu.

Bagaimana peluang Inggris?

"Saya pikir peluangnya sangat besar. Lagipula, Inggris saat ini punya laju. Jadi jika mereka bisa bertahan sangat baik, mereka akan sangat baik dengan serangan balasan dan mereka bisa mengalahkan siapapun kurang lebih dengan cara itu," papar Eriksson.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini