News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menlu Korut Tiba Di New York untuk Hadiri Sidang Umum PBB

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho berbicara di muka Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York, 23 September 2017.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Menteri Luar Negeri Korea Utara (Korut) Ri Yong Ho telah tiba di New York, Amerika Serikat (AS) pada Selasa kemarin.

Rencananya, ia akan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang digelar pekan ini.

Baca: Mantan Warga Korea Utara Sebut Pertemuan Kim Jong-un dan Moon Jae-in Tidak Berguna, Ini Sebabnya

Dikutip dari laman NHK World, Rabu (26/9/2018), setibanya di New York, Ri langsung menuju hotel tempatnya menginap tanpa menjawab satupun pertanyaan dari awak media yang menunggunya.

Sebelumnya pada pekan lalu, para pemimpin Korut dan Korea Selatan (Korsel) menyatakan deklarasi bersama terkait kesiapan Korut untuk menutup fasilitas nuklirnya di Nyongbyon.

Namun hal itu baru akan direalisasikan jika AS melakukan langkah yang juga memuaskan Korut.

Pada Senin lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pertemuan puncak kali kedua dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un, akan dihelat beberapa pekan ke depan.

Terkait kemunculan Ri di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB, ada spekulasi yang berkembang bahwa ia akan melakukan pertemuan juga dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di kota tersebut.

Pompeo dan Ri dikabarkan akan melakukan pembahasan mengenai jadwal pertemuan puncak (KTT) dan persiapan kunjungan Pompeo ke Korut.

Baca: Maruf Amin Minta Restu Jadi Cawapres Ke Keluarga Gus Dur

Nantinya, perhatian akan difokuskan pada apa yang akan disampaikan Ri dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB pada Sabtu mendatang.

Banyak pihak yang memprediksi Menlu Korut itu akan menbahas masalah denuklirisasi Semenanjung Korea.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini