News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mengapa roket Soyuz lakukan pendaratan daurat dan empat hal lain yang perlu diketahui

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

"Sistem penyelamatan darurat berfungsi, pesawat dapat mendarat di Kazakhstan... awak dalam keadaan hidup," demikian cuit badan angkasa luar Rusia, Roscosmos.

NASA menyatakan mereka dalam keadaan baik. Mereka dilaporkan tidak memerlukan perawatan kesehatan.

NASA menambahkan kedua pria tersebut telah dibawa ke Gagarin Cosmonaut Training Centre di luar Moskow dan "keadaan mereka diawasi dengan seksama".

Apa yang terjadi sekarang?

Wakil Perdana Menteri Rusia, Yuri Borisov mengatakan misi berawak tidak akan dilakukan "sampai kami meyakini keamanan terjamin secara keseluruhan".

Dia menolak pandangan bahwa hal ini dapat merusak hubungan AS dengan mengatakan mereka menyadari bahwa "industri teknologi tinggi terkait dengan risiko", tetapi dia menambahkan, "Kami sudah pasti tidak menyembunyikan alasan, itu tidak biasa dalam keadaan seperti ini."

Awak yang telah berada di ISS tidak akan dipengaruhi misi gagal pada hari Kamis ini, lapor kantor berita TASS Rusia, dengan mengutip sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan mereka masih memiliki cukup pasokan.

Nick Hague dan Alexey Ovchinin melaporkan masalah pada pendorong roket.

Apa pernah terjadi kejadian serupa?

Kejadian hari Kamis ini diperkirakan adalah kegagalan peluncuran pertama peluncur Soyuz Rusia sejak misi Soyuz dihentikan pada tahun 1983.

Roket tidak berfungsi tidak lama setelah peluncuran dan kendaraan awak diluncurkan untuk mengamankan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, program angkasa luar Rusia menghadapi sejumlah masalah teknis - 13 kali sejak tahun 2010.

Tahun lalu terjadi kehilangan kontak dengan bagian atas roket Fregat Soyuz yang membawa satelit cuaca baru dan 18 satelit sekunder.

Sebelumnya pada tahun 2017, paling tidak sembilan dari bawaan 73 satelit dilaporkan "mati saat tiba atau sangat rusak" setelah terpisah dari kendaraan Soyuz-2.1.

Pada bulan Agustus, sebuah lubang muncul di kapsul Soyuz yang telah menempel di modul ISS sehingga menyebabkan kehilangan tekanan udara untuk sesaat dan harus ditambal.

Saat itu Rusia menyatakan lubang dibor secara "sengaja".

Salah satu kejadian yang paling serius tetapi tidak mematikan terkait dengan misi AS adalah Apollo 13 ke Bulan pada tahun 1970.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini