News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tujuh emosi yang sudah sirna atau telah berubah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Istilah "moral insanity" atau kegilaan moral digunakan oleh dokter James Cowles Prichard pada tahun 1835.

"Pada hakikatnya itu berarti 'kegilaan emosional'." Dr Chaney menjelaskan.

"Karena untuk jangka waktu yang lama kata 'moral' berarti 'psikologis', 'emosional' dan juga, secara membingungkan berarti 'moral' dalam arti yang kita gunakan sekarang."

Pasien-pasien yang menurut Prichard dianggap "kegilaan moral" adalah mereka yang bertindak tidak biasa atau tidak menentu tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan mental.

"Ia (Prichard) merasa terdapat banyak pasien yang mampu hidup seperti orang lain, tetapi mungkin tidak mampu mengendalikan emosinya, atau tanpa diperkirakan, ia melakukan tindak pidana," jelas Dr Chaney.

"Kleptomania di kalangan perempuan terdidik, misalnya, dianggap sebagai gejala kegilaan moral karena perempuan-perempuan itu dinilai tidak perlu untuk mencuri."

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini