News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berita Viral

VIRAL Pasutri Diduga Telantarkan 2 Anak di Bandara, Geger hingga Kabar Terpapar Gejala Virus Corona

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: bunga pradipta p
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Buat geger bandara dua anak diduga ditinggal orang tua naik pesawat

TRIBUNNEWS.COM - Kejadian menghebohkan dibagikan oleh warganet setelah melihat dua anak terlantar di bandara.

Dua anak tersebut diduga ditelantarkan oleh orang tua mereka lantaran kabarnya terpapar Virus Corona Wuhan.

Bahkan tersiar kabar ayah dan ibu kedua anak tersbeut sempat membuat geger bandara.

Seperti yang dikabarkan oleh mothership.sg hari ini jumat (14/1/2020).

Foto dua anak terlantar di bandara karena diduga terpapar Virus Corona (zxp/Weibo/mothership.sg)

Dikabarkan sepasang suami istri diduga telah menelantarkan anak-anak di Bandara Nanjing, Provinsi Jiangsu, Tiongkok.

Anak tersebut diketahui mengalami demam, dan diduga sebagai gejala terpapar Virus Corona.

Menurut ET Today, seorang pengguna Weibo berbagi kisah tebtang dua anak kecil yang duduk sendirian di Bandara Nanjing.

Dikabarkan bahwa orang tua mereka telah pergi naik pesawat.

Menurut pengguna Weibo, keluarga beranggotakan empat orang dihentikan oleh imigrasi bandara ketika salah satu anak mengalami demam.

Saat itu, orang tua anak bersikeras untuk membiarkan mereka naik pesawat.

Karena mereka menganggap seluruh anggota keluarganya tidak dalam kondisi sakit.

Buat geger bandara

Buat geger bandara dua anak diduga ditinggal orang tua, dilarang naik karena demam dan gejala virus Corona (zxp/Weibo/mothership.sg)

Masih dari mothership.sg, pasangan itu menyebabkan keributan besar di bandara.

lalu dituliskan juga bahwa pasutri tersebut tetap naik ke pesawat tanpa anak-anak mereka.

Staf bandara akan berkompromi dan membiarkan anak-anak naik

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini