News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Pembatasan Donald Trump karena Corona pada Eropa Dikritik Ahli

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Donald Trump memegang foto coronavirus sebagai Dr. Steve Monroe, benar, dengan CDC berbicara kepada anggota pers di markas Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta pada hari Jumat, 6 Maret 2020. Perjalanan Presiden Trump ke Pusat-pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, yang secara singkat pergi pada hari Jumat karena kekhawatiran yang tidak berdasar bahwa seseorang di sana telah mengontrak virus corona, kembali aktif, memberi presiden kesempatan lagi untuk menenangkan kekhawatiran tentang penyebaran virus di Amerika.Presiden Donald Trump memegang foto coronavirus sebagai Dr. Steve Monroe, benar, dengan CDC berbicara kepada anggota pers di markas Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta pada hari Jumat, 6 Maret 2020. Perjalanan Presiden Trump ke Pusat-pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, yang secara singkat pergi pada hari Jumat karena kekhawatiran yang tidak berdasar bahwa seseorang di sana telah mengontrak virus corona, kembali aktif, memberi presiden kesempatan lagi untuk menenangkan kekhawatiran tentang penyebaran virus di Amerika.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan larangan kunjungan dari Eropa ke AS selama 30 hari untuk menanggulangi sebaran virus corona atau Covid-19.

Penangguhan ini akan berlaku mulai Jumat (13/3/2020) tengah malam waktu AS.

Trump mengatakan pada awak pers, Rabu (11/3/2020), pembatasan ini tidak berlaku untuk pelancong asal Inggris.

Otoritas Homeland Security mengatakan, pembatasan perjalanan hanya berlaku untuk WNA.

Bukannya untuk penduduk Amerika atau penduduk tetap yang sah dan berada di Schengen.

Setelah konferensi pers Trump ini, Departemen Luar Negeri mengeluarkan imbauan kepada warga AS untuk mempertimbangkan bila ingin keluar negeri.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Twitter White House Photos @photowhitehouse)

Trump juga mengumumkan langkah-langkah ekonomi yang bisa mengatasi gangguan perekonomian di AS sementara ini.

Pernyataan presiden AS ini turut menjadi obat ditengah kekhawatiran warga AS.

Apalagi kini kasus corona semakin meningkat di Amerika Serikat.

Secara global, wabah ini sudah menjangkiti 123 negara.

Sebanyak 126.000 lebih terinfeksi dan 4.600 lebih meninggal dunia.

Kebijakan Trump ini adalah buntut dari pengumuman WHO yang menyatakan wabah ini resmi dinyatakan sebagai pandemi.

Anggota parlemen Washington bergegas mencari cara mengatasi dampak wabah pada perekonomian negara adidaya ini.

"Ini adalah upaya paling cepat dan konprehensif untuk menghadapi virus asing ini dalam era modern," kata Trump dilansir NPR.

"Saya yakin dengan tetap menghitung dan melanjutkan langkah-langkah sulit ini, kita bisa mengurangi ancaman pada warga dan memusnahkan virus ini," tambah Trump.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini