TRIBUNNEWS.COM - Banyak negara mulai melonggarkan lockdown yang diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona.
Di Timur Tengah, beberapa negara Teluk kini melonggarkan pembatasan mereka.
Dikutip Tribunnews dari Al Jazeera, Senin (4/5/2020), pembatasan yang dilonggarkan termasuk membuka kembali mal dengan kapasitas terbatas.
Berikut ini Tribunnews rangkum tujuh negara di Timur Tengah yang dikabarkan telah melonggarkan pedoman lockdown virus corona:
Baca: Ayatollah Ali Khamenei Larang Semua Kegiatan Massal di Iran Selama Ramadan
Baca: Pimpinan Iran Melarang Semua Kegiatan Massal selama Ramadan
1. Iran
Iran merupakan satu di antara negara yang paling parah dilanda virus corona.
Lebih dari 6.200 kematian resmi dilaporkan.
Iran mengumumkan akan membuka kembali masjid di wilayah yang secara konsisten terbebas dari virus corona.
Pada Minggu, (3/5/2020) Presiden Hassan Rouhani mengatakan 132 kabupaten, sekitar sepertiga dari divisi administratif negara itu, akan membuka kembali masjid mereka mulai Senin (4/5/2020).
"Jarak sosial lebih penting daripada doa bersama," lanjutnya.
Rouhani menerangkan, Islam menganggap keamanan wajib, sementara sholat di masjid hanya "direkomendasikan".
2. Yordania
Pada Minggu, (3/5/2020), Yordania mencabut semua pembatasan pada kegiatan ekonomi dalam pelonggaran terbaru dari aturan lockdown virus corona.
Langkah ini dilakukan untuk membantu mempercepat ekonomi yang kekurangan uang.
Menteri Perindustrian dan Perdagangan Tariq Hammouri mengatakan bisnis dan industri sekarang akan dapat melanjutkan produksi.
Baca tanpa iklan