Kelompok Israel itu mengakui kekerasan tersebut dan menuduh bahwa pria yang dipukuli adalah orang Arab yang ingin menyerang mereka.
Namun rekaman yang viral menunjukkan pria itu berusaha menghindari kerumunan warga Israel sambil mengendarai mobil.
Rumah sakit Ichilov di Tel Aviv menerangkan pria itu terluka parah namun kondisinya sudah stabil.
"Tidak masalah bagi saya bahwa darah Anda mendidih. Anda tidak bisa mengambil hukum di tangan Anda," kata PM Israel, Benjamin Netanyahu, meminta warga Yahudi dan Arab tidak saling serang.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
Baca tanpa iklan